Indonesia
Ikuti kami pada:

PRODUK

header-responsive_web_RSS_device-trolley-arm-applicator

High Intensity Laser

  • High intensity laser 30 W yang paling efektif untuk efek analgesik (pulsed), dan juga mengantarkan terapi thermal
  • Panjang gelombang 1064 nm untuk penghantaran energi paling efektif ke jaringan yang dalam
  • Layar memantau kondisi tubuh untuk terapi yang personal
  • Dilengkapi dengan kontrol intensitas multi-level secara kontinyu

ROBOTIC SCANNING SYSTEM

 

 

 

product_list_web_RSS_applicator

 

  • Menjangkau area tubuh hingga 1200 cm2
  • Pemantauan penyebaran suhu dengan energi homogen dan efikasi terapi maksimal
  • Pemantauan berkelanjutan dengan jarak aman antara pasien dan Robotic Scanning System

 

*Hanya kompatibel dengan generasi baru Laser Intensitas Tinggi

 

TERAPI LASER MANUAL

 

 

 

product_list_web_manual_laser_applicator

 

  • Terapi laser manual yang paling kuat menghantarkan power sampai dengan 30 W
  • Aplikator canggih dengan tombol kontrol terapi dan lampu indikator terapi
  • Sistem optikal untuk menargetkan titik terapi dengan jarak 10-30 mm

Latar belakang medis

HIGH INTENSITY LASER adalah pilihan pertama untuk pengobatan penyakit muskuloskeletal akibat post-trauma dan kondisi kronik, intervensi bedah, dan kondisi inflamasi.

medical_background_web_banner_Robotic_scanning_system_before-after

LATAR BELAKANG ILMIAH

Bettencourt F.: Effects of Class IV Laser in Knee Osteoarthritis: A Randomized Control Trial

Penyembuhan dengan Laser Kelas IV ditemukan sebagai modalitas yang efektif dalam mengurangi nyeri lutut pada pasien osteoartritis. Kelompok terapi laser menunjukkan dengan peningkatan berupa pengurangan nyeri hingga 44%, sementara kelompok kontrol placebo menunjukkan perbedaan yang tidak signifikan pada persepsi nyeri setelah terapi.

 

Marshall R.P., Vlková K.: Spectral Dependence of Laser Light on Light-tissue Interactions and its Influence on Laser Therapy: An Experimental Study  

Penelitian ini menunjukkan bahwa panjang gelombang yang lebih panjang menyebabkan absorpsi energi yang berkurang dan indeks refraksi pada melanin, dan reduksi absorpsi hemoglobin. Kami menyimpulkan bahwa refleksi dan absorpsi melanin diabaikan untuk panjang gelombang lebih dari 1000 nm dikarenakan kemampuan untuk penetrasi jumlah energi yang lebih besar ke jaringan.

 

Aplikasi umum